18 September 2026

Novena 2: Menyongsong 75 Tahun Tarakanita, Warga Komunitas SMA Santo Carolus Menghidupi Kembali Semangat Misi Para Pionir CB

Sekolah

Lokasi

SMA Santo Carolus Tarakanita Surabaya

Peserta

345 Orang

Tanggal

18 September 2026

Deskripsi Kegiatan

Surabaya, 18 September 2026 — Menyongsong 75 tahun perjalanan karya Tarakanita, seluruh warga komunitas SMA Santo Carolus Tarakanita Surabaya mengikuti kegiatan Novena Jubile ke-2 yang diselenggarakan oleh Yayasan Tarakanita Pusat pada Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti secara serentak oleh keluarga besar Tarakanita dari berbagai wilayah.

Melalui platform Zoom, seluruh warga komunitas SMA Santo Carolus Tarakanita Surabaya mengikuti rangkaian Novena bersama dengan sekolah-sekolah Tarakanita lainnya. Meskipun terhubung dari tempat yang berbeda, kegiatan ini menjadi ruang untuk menyatukan hati dalam doa sekaligus merefleksikan perjalanan panjang karya Tarakanita.

Novena Jubile ke-2 mengajak seluruh warga komunitas untuk kembali menengok sejarah perjalanan para pionir Suster Cinta Bakti (CB) yang datang dan memulai karya perutusan di Indonesia. Kisah perjuangan para suster menjadi bagian penting dari perjalanan Tarakanita sekaligus warisan semangat yang terus dihidupi hingga saat ini.

Refleksi atas sejarah tersebut tidak berhenti pada upaya mengenang masa lalu. Seluruh warga komunitas diajak melihat kembali keberanian para suster dalam menjawab panggilan untuk hadir dan melayani di tengah masyarakat. Keputusan untuk datang ke tempat yang baru, meninggalkan kenyamanan, dan memberikan diri bagi sesama menjadi teladan tentang makna sebuah perutusan.

Semangat para Suster CB yang datang dan bermisi ke Indonesia mengingatkan bahwa sebuah misi tidak selalu berarti pergi ke tempat yang jauh. Misi dapat dimulai dari keberanian untuk hadir bagi mereka yang membutuhkan, dengan kasih, ketulusan, dan kesediaan untuk melayani.

Pesan tersebut menjadi relevan bagi kehidupan warga Tarakanita saat ini. Semangat bermisi dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana: bersedia mendengarkan, membantu tanpa pamrih, memberikan waktu, menjalankan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh, serta menjadi pribadi yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.

Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, refleksi dalam Novena Jubile ke-2 mengajak setiap pribadi untuk tidak hanya bertanya, “Apa yang bisa saya dapatkan?”, tetapi juga berani bertanya, “Apa yang bisa saya berikan?”

Pertanyaan sederhana tersebut menjadi ajakan untuk kembali melihat makna pelayanan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, meneruskan semangat para pionir bukan berarti harus mengulang persis apa yang telah mereka lakukan, melainkan menghadirkan nilai dan semangat yang sama melalui konteks kehidupan dan tantangan zaman yang berbeda.

Menjelang 75 tahun Tarakanita, Novena Jubile ke-2 menjadi momentum bagi seluruh warga komunitas untuk kembali menyadari bahwa perjalanan panjang Tarakanita dibangun oleh pribadi-pribadi yang berani memberikan diri. Jejak tersebut kini menjadi warisan sekaligus tanggung jawab bagi generasi penerus untuk terus dijaga dan dikembangkan.

Pada akhirnya, semangat bermisi bukan tentang seberapa jauh seseorang melangkah, melainkan seberapa besar kasih yang dibawa melalui setiap langkah kehidupan.

Melalui Novena Jubile ke-2, warga SMA Santo Carolus Tarakanita Surabaya diajak untuk tidak hanya mengenang keberanian para pionir CB, tetapi juga menemukan kembali keberanian untuk hadir, melayani, dan memberikan yang terbaik bagi sesama dalam setiap peran yang dijalankan.

Dokumentasi Kegiatan